Cabang-Cabang Sains

Pernahkah Kamu mem-bully teman Kamu yang nilai Sainsnya jelek? Terus Kamu bilang bahwa ia tak berpeluang untuk menjadi Saintist? Atau Kamu bilang anak yang jago IPA lebih pintar dari anak yang jago IPS? Kalau kamu begitu, tunggu dulu! Kamu perlu membaca tulisan ini sampai habis ya.

Memang di Indonesia, kata Sains disempitkan artinya menjadi Ilmu Pengetahuan Alam. Padahal, secara hakikat, Sains (dalam bahasa inggris science, dalam bahasa arab al ‘ilmu) tidak hanya mencakup ilmu pengetahuan alam saja. Sains adalah pengetahuan yang terstruktur dan sistematis dalam bentuk penjelasan-penjelasan dan prediksi yang dapat diuji tentang semesta dan apa yang terjadi di dalamnya.

Saat ini, Sains dapat dibagi menjadi empat cabang besar, yakni Sains Formal (Formal Science), Ilmu Alam (Natural Science), Ilmu Sosial (Social Science) dan Sains Terapan (Applied Science). Masing-masing cabang besar tersebut memiliki cabang-cabang kecil sendiri, dan cabang-cabang kecil itu juga memiliki cabang-cabang lagi. Belum lagi kalau kita memperhitungkan cabang yang merupakan perpaduan dua atau beberapa cabang Sains. Oh, banyak sekali cabang-cabang Sains! Agar lebih terbayang, berikut ditampilkan cabang-cabang Sains.

Cabang-Cabang Sains

O iya, di tulisan ini tidak dijelaskan cabang-cabang ilmu itu mempelajari bidang apa. Kamu cari sendiri saja ya biar pusing! Intinya, kita perlu menghargai kelebihan dan minat masing-masing kawan kita. Semua anak bisa menjadi ilmuwan (saintist) kok. Tentunya sesuai dengan kelebihan dan minat masing-masing. Dan nantinya kita akan saling membutuhkan, karena tidak ada orang yang bisa menguasai semua cabang Sains!

Leave a Reply

%d bloggers like this: